Mengunjungi Istana Dolmabahce di Turki

Mengunjungi Istana Dolmabahce di Turki

istana-dolmabahce-tour-ke-istana-dolmabahce-turki

Memang sangat tepat menjuluki Turki sebagai tempat kekaisaran. Hal ini tak bisa dipungkiri karena terdapat banyak sekali Istana yang berada di Turki. Nah, saat kamu pergi wisata ke turki salah satu istana yang harus kamu kunjungi dan jangan sampai kamu lewatkan adalah mengunjungi Istana Dolmabahce di Turki, istana ini sungguh menawan, akan tetapi setiap harinya hanya dibatasi 3000 pengunjung saja yang boleh memasuki Istana Dolmabahce ini loh, jadi mengunjungi Istana Dolmabahce yang dibatasi ini akan menambah kebanggan sendiri saat berkunjung ke istana Dolmabahce. Istana Dolmabahce berada di sepanjang pantai Eropa tepatnya berada di Selat Bosphorus. Awalnya ada sebuah teluk yang dangkal dimana armada Utsmaniyah menggunakan untuk melabuhkan kapal. Setelah abad ke-17 pantai di sepanjang selat Bosphorus dibangun dan dirubah menjadi taman yang bagus dengan beberapa paviliun yang termasuk dalam kompks istana, tempat ini digunakan sultan untuk bersantai menikmati pemandangan. Ngomong-ngomong, arti dari Dolmabahce dalam bahasa Turki secara harfiah berarti “Taman yang di penuhi bunga”. Pada 1843 sultan Abdülmecid memerintahkan untuk membangun istana baru dan menjadikan istana Dolmabahce sebagai bangunan tua sebagaimana istana Dolmabahce selesai di bangun pada tahun 1856. Istana Dolmabahce sendiri dijadikan istana kedua setelah Sultan Abdul Mecid meninggal, istana Dolmabahce sendiri lebih Palace digunakan sebagai kediaman musim panas. Setelah Turki menjadi sebuah negara Republik, Parlemen memutuskan untuk menggunakan Dolmabahce seperti Istana Kepresidenan dengan demikian Atatürk tinggal dan menerima asing tamu di sini selama kunjungan ke Istanbul. Atatürk meninggal di Istana pada 10 November 1938, kemudian Istana Dolmabahce menjadi museum pada tahun 1952.

istana-dolmabahce-wisata-tour-ke-istana-dolmabahce-turki

Perlu teman-teman ketahui bahwa Istana Dolmabahçe merupakan istana terbesar di Turki. Istana Dolmabahçe dibangun diatas area 45.000 m2 (11.1 hektar), dan berisi 285 kamar, lorong-lorong 46, pemandian 6 (hamam) dan 68 toilet. wew… gede yah! Desain arsitektur Istana Dolmabahce merupakan perpaduan dari berbagai arsitektur dengan arsitektur Ottoman tradisional untuk menciptakan sebuah sintesis baru yang sangat menajubkan. Jika melihat Istana Dolmabahce kita akan tahu bahwa Istana Dolmabahcesangat dipengaruhi oleh gaya Eropa.

Ada apa saja sih di dalam Istana Dolmabahce ini, yuk intip sejenak

istana dolmabahce tour ke dalam istana dolmabahce turki.jpg

Hall Medhal (pintu masuk utama)

Kunjungan ke Istana Dolmabahce dimulai di aula Medhal. Kamar-kamar yang terletak di Istana Dolmabahce ini dari Hall Medhal langsung menuju ke arah laut dan daratan. Kamar-kamar yang menghadap ke laut yang digunakan oleh para pejabat Ottoman , Wazir Agung dan Menteri Negara lainnya, sementara kamar yang menghadap ke daratan yang digunakan oleh berbagai administrator dari Istana dan negara, seperti Istana Marshall, Şeyhülislam, dan anggota DPR (Meclis-i Mebusan) dan Senat (Meclis-i Ayan). Para tamu akan menunggu di hall ini dan kemudian akan dipimpin dalam pada waktu yang ditentukan oleh petugas protokol Istana Dolmabahce. Pada saat memasuki Medhal, akan melihat monogram Sultan Abdülmecid di atas. Lampu gantung khas Inggris lampu menggantung di tengah ruangan , dan lambu gantung ini memiliki enam puluh ruas.

Ruang Sekretariat

Ruang kedua setelah Medhal ke arah kanan menuju Panitera Hall, juga disebut sebagai ruang keramik. Terdapat lukisan terbesar sebagai koleksi Istana Dolmabahce, gambaran prosesi Surre oleh Stefano Ussi, tergantung didinding kiri Panitera Hall ini.

istana dolmabahce wisata tour ke dalam istana dolmabahce turki.JPG

Kamar Atatürk’s

Mustafa Kemal Atatürk menghabiskan hari-hari terakhir hidupnya di istana saat kesehatannya memburuk. Ia meninggal pada pukul 9:05 pada tanggal 10 November 1938, di kamar tidur, terletak di bagian Harem bekas istana. Semua jam di Istana berhenti dan diatur ke pukul 9:05 setelah kematiannya. Akan tetapi baru-baru ini dan jam di luar ruangannya sekarang diatur ke waktu aktual di Turki, namun jam di ruang dimana ia meninggal masih menunjuk ke pukul 9:05

 

istana-dolmabahce-wisata-ke-istana-dolmabahce-turki

Gimana setelah membaca artikel mengenai Istana Dolmabahçe diatas? tentunya semakin penasaran dong dengan penggabungan kebudayaan yang berbeda didalam satu tempat, Turki memang menyimpan berbagai macam keajaiban peradaban yang teman-teman harus ketahu, yuk ke turki! ^_^

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s