Panglima Angkatan Laut Ottoman Barbarossa si Janggut Merah, Sang Penguasa Laut Tengah

Panglima Angkatan Laut Ottoman Barbarossa si Janggut Merah, Sang Penguasa Laut Tengah

barbarossa

Panglima Angkatan Laut Ottoman Barbarossa si Janggut Merah, Sang Penguasa Laut Tengah – Tak hanya wisata ke Turki saja yang memiliki keunikan tersendiri. Turki selalu menghadirkan sejarah yang menarik dan memiliki banyak sekali peninggalan Turki yang bisa kita nikmati hingga saat ini salah satunya jika wisata ke istanbul. Salah satunya adalah cerita mengenai Barbarossa. Dikenal orang Turki sebagai Barbaros Hayreddin, Barbarossa adalah prajurit Angkatan Laut Kesultanan Ottoman yang paling besar, paling ditakuti, dan paling sukses. Barbarossa lahir pada tahun 1475 di Mytilene – Lesbos, salah satu Kepulauan Yunani di Laut Aegea, ketika Sultan Selim mulai berkuasa. Hayreddin memiliki dua pertemuan angkatan laut yang mengesankan dengan Laksamana Genoa, Andrea Doria,  dalam pertemuannya itu Hayreddin  berhasil mengalahkan Italia dua kali. Dia meninggal karena usia pada tahun 1544 dan digantikan sebagai Kapudan Pasha oleh Turgut Reis (Turgut Pasha). Piri Reis adalah seorang keponakan. Barbarossa juga disebut sebagai “Jenggot Merah” dan “Kapten Hizir”.

Awalnya, Barbarossa dan saudaranya berhasil bergabung dengan Sultan Selim I sekitar tahun 1515, tapi dia benar-benar mendapat kemuliaan di bawah putra Selim, Süleyman The Magnificent. Barbarossa hampir tak terbendung di Laut Tengah selama masa Kesultanan Ottoman; Pertama sebagai Panglima biasa dan kemudian diangkat sebagai Laksamana Agung Armada (Kapudan Pasha) antara tahun 1515 sampai 1544.

Hayreddin merupakan orang yang pintar, dan cemerlang seperti anak muda umumnya meskipun dia cenderung mengejek orang seumurannya. Ketika dia masih muda, dia terkenal dengan cara berbicara yang mengesankan, dan dia pemberani tapi bijaksana, dan orang yang berkemauan keras. Dia lahir dengan naluri bertarung dan dia memiliki cara yang berani. Sebagai orang dewasa, dia adalah seorang komandan Mediterania yang sukses karena kepintaran dan kecepatan pemahamannya. Dia merawat serta mendidik bawahannya, yang menjadikan beberapa di antaranya menjadi laksamana. Dia memperlakukan rekan-rekannya dengan baik, sopan, dan karenanya dicintai oleh mereka. Dalam urusan pribadi, dia ceria, anggun, dan humoris. Barbarossa berbicara semua bahasa Mediterania seperti bahasa Yunani, Arab, Spanyol, Italia dan Prancis. Dan dia menyukai musik.

Jika berwisata ke Turki teman-teman dapat mengunjungi  Besiktas di Istanbul, yang dibangun oleh arsitek Sinan pada abad ke-16 untuk mengenang Barbarossa.

Nah bagaimana mengenai Panglima Angkatan Laut Ottoman Barbarossa si Janggut Merah, Sang Penguasa Laut Tengah? Semoga perjalanan wisata ke Turki anda semakin menyenangkan. Bagi yang ingin ke Turki kami sudah menyedikan berbagai macam pilihan wisata ke Turki untuk anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s